//
home

Latest Post

PENERIMAAN MHS BARU 2016-2017

PENDAFTARAN PROGRAM KHUSUS SISWA BERPRESTASI   Bea Siswa Dapatkan Bea Siswa senilai Rp. 0,5 Milyar STIM YKPN bersama BANK BNI, BANK MANDIRI, BANK JATENG, BDE, BANK JOGJA, DANAGUNG, BANK SLEMAN, AVRIST, Yayasan Supersemar, Alumni STIM AMP YKPN, Kopertis Wilayah V, Departemen Diknas dll atas Bea Siswa Prestasi Diberikan kepada lulusan SMA/SMK/MA, maupun siswa kelas XII, … Baca lebih lanjut

  • Membangun Pasar Tradisional untuk UMKM 1. PENDAHULUAN Penciptaan customer value (nilai pelanggan) adalah jantung dari keseluruhan kegiatan pemasaran. Kotler (1991) mengemukakan pendapatnya bahwa pemasaran bukanlah seni untuk menemukan cara-cara yang bagus untuk memasarkan produk atau jasa yang dihasilkan namun pemasaran adalah sebuah seni untuk menciptakan nilai di mata pelanggan. Untuk menciptakan nilai tersebut dibutuhkan pemahaman dan pemenuhan atas kebutuhan pelanggan sehingga mewujudkan kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Zeithaml and Bitner (2000) menyatakan bahwa kualitas pelayanan memiliki efek langsung kepada keuntungan organisasi, karena adanya hubungan positif dengan perhatian konsumen dan loyalitas konsumen. Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli dalam melakukan transakai sehari-hari, oleh karena itu diperlukan manajemen pasar yang benar dan profesional agar pasar menjadi tempat belanja dan wisata kuliner yang nyaman bagi semua pihak. Proses pelayanan, tempat jualan, kebersihan lingkungan, keanekaragaman barang dan keamanan akan berdampak pada penilaian bagus atau tidaknya pasar tersebut yang selanjutnya akan berdampak pada citra pasar tradisional di mata masyarakat umum. Sebuah organisasi pada hakekatnya mempunyai tujuan bisnis yaitu menciptakan dan mempertahankan pelangan yang sudah ada. Dengan semakin berkembangnya dunia bisnis khususnya supermarket dan mini market maka muncul citra pasar tradisional sebagai pasar yang kumuh, fasilitas tak terawat, becek dengan barang dagangan kualitas rendah. Citra pasar tradisional dapat pulih kembali apabila manajemen pasar selalu diperbaiki. Untuk dapat memuaskan semua pihak terutama para pembeli maka seluruh pedagang dan pengelola pasar harus bersama-sama bertanggung jawab untuk menciptakan komunikasi, performance, pelayanan pada pelanggan dan mengurngi atau menghilangkan hal-hal  yang kurang baik.(purwo,madyo) Dengan terciptanya kepuasan pelanggan akan memberikan beberapa manfaat diantaranya : Hubungan antara pedagang, pengelola dan para pembeli menjadi harmonis(guyub) Memberikan kesan positif untuk melakukan pembelian ulang(ngangeni) Dapat mendorong terciptanya loyalitas pelanggan(pasar tambah grengsenge) Mendorong suasana rekomendasi dari multu ke mulut (tutur tinular) Memiliki keunggulan yang  lebih dirasakan di mata pelanggan/pembeli (moncer) PAD dan Laba para pedagang yang diperoleh dapat meningkat(wasono) Kepuasan pelanggan itu sendiri sebenarnya tidak mudah didefinisikan namun ada berbagai pengertian yang diberikan oleh para pakar.  Tjiptono (1996) menyatakan bahwa kepuasan pelanggan adalah respon pelanggan terhadap evaluasi ketidak sesuaian yang dirasakan antara harapan dan kenyataan yang dirasakan setelah pemakaian. Menurut hasil pengamatan Sugiarto di beberapa pasar tradisional menyatakan bahwa kepuasan pelanggan merupakan suatu tanggapan emosional pada evaluasi terhadap pengalaman pembeli sewaktu membeli barang di pasar dan tanggapan tersebut sulit untuk diubah dalam jangka pendek. 2. VISI, VALUE DAN MISI a. Visi Seorang pengusaha ataupun seorang pemimpin organisasi yang baik pasti memiliki impian akan masa depan organisasi atau perusahaan yang dikelolanya. Impian atau cita-cita merupakan kompas atau petunjuk agar arah kita jelas dan tidak tersesat di hutan bisnis yang penuh ketidak pastian. Orang yang tidak pernah mimpi adalah orang mati, seorang penanggung jawab/pengelola pasar yang hanya menjalankan tugas rutin(narik retribusi), duduk-duduk, merokok, makan dan minum-minum sambil nunggu jam kerja selesai terus pulang,  keadaan itu sama halnya dengan orang mati. Jabatan adalah amanah dari Sang Pencipta dan harus kita pertanggung jawabkan nantinya. GUSTI PUNIKO MBOTEN NATE SARE, Tuhan tahu apa yang kita perbuat dan apa yang ada pada pikiran kita. Mulai detik ini mari kita bermimpi tentang pasar yang menjadi tanggung jawab kita serta tempat kita berlindung mencari makan, akan kita kemanakan pasar tradisional ini? Contoh visi untuk pasar tradisional :                       TEMPAT BELANJA YANG NYAMAN, AMAN DAN TERTIP (NYATE) Dari contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa visi harus SINGKAT, JELAS, BERMAKNA dan MUDAH DIHAFAL. Kalau perlu visi ini ditempel dimana-mana biar mudah dibaca dan dapat selalu mengingatkan kita semua yang ada di pasar. b. Value Value adalah sebagai penuntun arah atau dalam bahasa Inggris disebut Guiding Principles. Value harus mengandung tiga unsur penting yaitu kepercayaan(beliefs), etica(ethics) dan tingkah laku yang diinginkan(code of desireable behavior). Value ini harus berfungsi sebagai penunutun dalam membuat keputusan. Contoh value untuk pasar tradisional :                         ENAK UNTUK KONGKO-KONGKO (EKO) Dari pernyataan value tersebut harus dapat kita maknai sebagai suatu tempat yang nyaman, aman (ingat visi) untuk melakukan transaksi, semakin seseorang kerasan tinggal di pasar ada kemungkinan terjadi transaksi lain disamping tujuan semula pergi ke pasar c. Misi Misi adalah gambaran perusahaan atau organisasi yang akan datang atau tujuan yang ingin dicapai antara 3 sampai 10 tahun yang akan datang. Misi harus dibuat oleh orang-orang yang tahu betul seluk beluk organisasi atau sejarah berdirinya pasar tersebut serta potensi daerah tersebut beserta kelebihanya. Ada tiga hal yang harus diperhatikan untuk membuat misi : pertama kembangkan alternatif harapan yang akan diraih di masa yang akan datang, ke dua pilih alternatif yang paling mungkin untuk diraih. Ke tiga bayangkan apa yang menjadi keinginan orang akan pasar tradisional di masa yang akan datang, ke empat pilih kata yang tepat untuk mewujudkan misi tersebut. Contoh misi pasar tradisional:                          BERSIH RAPI DAN MENAWAN (BERAWAN) Dari contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa misi yang baik adalah misi yang bersifat:        -          Singkat, padat dan berisi        -          Sesuai dengan visi dan value yang dianut (dirumuskan di depan)        -          Mudah dipahami oleh semua orang dengan berbagai tingkat pendidikan        -          Mudah diingat dan berkesan 3. MANAJEMEN PASAR TRADISIONAL Manajemen adalah pembagian tugas yang tidak sama diantara anggota organisasi demi tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Tujuan yang ingin dicapai dalam organisasi harus sesuai dengan visi organisasi tersebut yaitu NYATE. Apabila tiap anggota organisasi sudah memahami/mengerti serta siap melaksanakan bersama maka setiap anggota organisasi akan “rumongso melu handarbeni” Pengelolakan pasar tradisional dengan manajemen profesional bisa tercapai dengan cepat apabila semua orang yang terlibat dalam organisasi tersebut (pengelola pasar/dinas terkait, penjual. Pembeli dan masyarakat di sekelilingnya) ikut mendukung. Rumongso melu handarbeni harus selalu ditumbuh kembangkan agar pesan-pesan yang tertuang dalam visi,value dan misi (perencanaan ke depan) bisa dengan mudah dan cepat direalisasikan. Komunikasi dengan bahasa jawa bagi pasar tradisional di jawa tengah mungkin akan lebih mengena dari pada dengan bahasa Indonesia sebab bahasa jawa adalah bahasa yang paling lengkap di dunia ini sebab dalam bahasa jawa mengenal tingkatan-tingkatannya, misal ada bahasa ngoko, kromo madyo dan kromo inggil dan tingkatan ini menunjukan derajad seorang. Contoh penggunaan bahasa jawa di pasar yang bernuangsakan penghormatan kepada pembeli ; “monggo den pun punduti”,  atau“ monggo ndoromas pinarak mriki rumiyin.  niki pun kedapi” Bagi orang jawa terutama kelompok pembeli golongan ekonomi menengah keatas khususnya OKB atau tiyang sugeh enggalan (tisue) akan merasa bangga dipanggil dengan sebutan DEN atau NDORO. Panggilan ini bisa menjadai daya tarik tersendiri bagi pembeli terutama pembeli tradisional yang suka disanjung-sanjung. Kelemahan dalam proses pengelolaan pasar tradisional adalah kurang adanya koordinasi dari masing-masing anggota organisasi, tidak memiliki visi, value, misi dan kurang mengenal karakter pasar tradisional yang dikelola, sehingga masing- masing anggota organisasi sering bekerja seenaknya sendiri  kurang tepo seliro lan ngempan papan akibatnya pengelolakanya menjadi tidak karuan atau semrawut, ngolek enake dewe le penting aku oleh duwit akeh( nilai-nilai spiritual agama sudah dilupakan). Atas dasar keadaan tersebut di atas maka peran seorang pemimipin dalam membagi tugas harus transparan dan bisa dipertanggung jawabkan dengan ukuran yang jelas. Kesalahan kita bersama dalam berorganisasi adalah tidak dapat menenentukan tujuan oranisasi yang terukur dengan jelas dan diketahui oleh semua anggota organisasi dan semua orang yang terlibat dalam organisasi tersebut harus mendukung tercapainya tujuan tersebut( kerja adalah bagian dari doa) dan bukan asal bekerja dan tiap bulan menerima gaji(buta). Apabila setiap orang yang terlibat dalam organisasi sudah tahu tujuan yang ingin dicapai, cara mengukurnya, tanggung jawabnya serta cara-cara mencapainya dan cara-cara mengatasi kalau muncul masalah maka pengawasan tidak diperlukan lagi sehingga tugas seorang pemiimpin tingal mencari keunggulan pasar tradisional yang dikelolanya. Keunggulan bersaing pasar tradisional harus  selalu dikembangkan dan dikemas dengan baik dan dioperasionalkan sehingga masing –masing pasar tradisional memiliki ciri khas yang bisa untuk membedakan dengan pasar tradisional yang lain. Ciri khas inilah yang dapat menjadi daya tarik tersendiri syukur kalau bisa pasar tradisional bisa menjadi DTW (daerah tujuan wisata). Jangan sampai terulang lagi keadaan seperti sekarang ini dimana pasar tradisional dipakai sebagai salah satu sumber PAD, tetapi kurang dipikirkan bagaimana ke depanya, begitu ada pasar swalayan (Mall dan mini market) baru bingung karena pemasukanya berkurang. Ki Hajar Dewantoro meninggalkan ajaran yang masih sangat relevan sampai saat ini yaitu :”Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso tut wuri handayani” Hal ini mengisyaratkan pada kita bahwa menjadi seorang pimpinan itu juga harus bisa menjadi teladan bagi yang lain:”Ajining diri kuwi ono ing lati, ajining rogo ono busono” Ini adalah nasehat untuk seorang pemimpin apabila dirinya itu ingin dihormati dan dihargai bawahanya, sebab harga diri seseorang terletak pada konsistensi antara ucapan dengan kenyataan. Sebetulnya nasehat-nasehat orang jawa zaman dahulu itu sudah banyak dan  mengisyaratkan adanya manajemen jawa yang bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah, hanya sayangnya orang jawa sendiri lupa dan tidak mau mempelajarinya apalagi ngonceki dan kemudian melaksanakanya. 4. Perbedaan Gaya Manajemen Barat, Timur dan Jawa Merujuk tulisan dari Endang Sulistyo Rini dari Universitas Sumatera Utara yang bersumber dari hasil diskusi tentang konsep manajemen Indonesia, maka didapat rumusan sbb.: a. Manajemen Barat :tekanan pada USA dan Eropa barat     Aspek positif : efisien, disiplin tinggi, sadar akan pentingnya menghargai waktu dan  menghargai inisiatif/pendapat individu    Aspek Negatif : Manusia diperlakukan seperti mesin dan masyarakatnya konsumtif b. Manajemen Jepang      Aspek positif : solidaritas tinggi, dedikasi tinggi, kesetiaan tinggi, disiplin dirinya tinggi, nasionalisme tinggi dan hormat pada senior.     Aspek negatif : orangnya oportunis, binatang ekonomi, sangat tertutup dan angkuh c. Manajemen Cina     Aspek positif : memegang teguh janji, ulet, tekun, hormat solidaritas kelompok tinggi     Aspek negatif : kikir, menghalalkan segala cara demi tujuan, tertutup dan materialis d. Manajemen Jawa (Sugiarto, dari hasil pengamatan dan diskusi/fgd)     Aspek positif : kebersamaan tinggi, tenggang rasa tinggi, hormat pada yang dituakan dan  mau prihatin serta tekun    Aspek negatif : kurang menghargai waktu, disiplin rendah, munafik dan suka grundelan Dari perbandingan tersebut di atas dapat diketahui aspek positif dan negatifnya sehingga memudahkan kita  dalam memilih model manajemen yang paling sesuai dengan situasi pasar tradisional yang menjadi tanggung jawab kita. Dari uraian tersebut di atas juga dapat disimpulkan bahwa model manajemen yang diterapkan oleh masing-asing negara berbeda dan perbedaan tersebut terjadi karena ada perbedaan budaya, Lingkungan hidup/sumberdaya alam dan iklim bisnis yang diciptakan oleh negara masing-masing. Mengingat peserta pelatihan ini berasal dari pasar tradisional di Jawa tengah maka model manajemenya kita sesuaikan dengan budaya jawa pada umumnya, dengan harapan nanti ke depanya dapat mengelola pasar tradisional yang bernuangsa kearifan local. | Jun 10th, 2012
  • bagi kamu yang ingin belajar SEO. Tips Belajar SEO ini didapatkan dari berbagai sumber di internet. Coba cari di internet tentang belajar SEO, maka akan banyak sekali artikel yang mengulas tentang SEO dan Definisi SEO serta berbagai tips dan trik SEO. Tinggal pilih kamu mau yang mana. Sebagai catatan, saya bukan ahli SEO atau SEO Expert namun kamu bisa mengambil poin-poin yang kamu rasa bermanfaat untuk kebaikan blog kamu. Saya juga belajar koq dan langsung praktek. Seperti pada artikel sebelumnya Tentang SEO dan Definisi SEO, maka artikel ini mungkin perlu bagi kamu yang me-monetize blog sebagai blog bisnis. Mengapa? Bisnis melalui internet memerlukan pengunjung yang banyak untuk datang ke blog kamu. Blog Bang Del saat ini masih sepi pengunjung, sementara syarat mutlak untuk bisa berbisnis melalui internet adalah dengan menaikkan trafik kunjungan ke blog. Drive traffic to your blog by learnig SEO. Datangkan trafik kunjungan ke blog anda dengan belajar SEO. Saya mengambil keyword Bang Del dengan harapan bisa menang di halaman pertama search engine. Hasilnya benar sekali dan blog bang del berada di halaman pertama urutan pertama google. Tentang search engine bisa kamu baca di Promosi Blog ke Search Engine. Namun saya tidak puas dengan itu, karena setelah dianalisa siapa sih yang mau mencari kata kunci bang del di google. Sangat miris bukan? Keyword bang del memang menang namun karena tidak ada faktor yang membuat orang untuk mengetikkan kata kunci tersebut berakibat blog bang del sepi pengunjung. Kecuali bang del seorang artis terkenal di dunia, sudah tentu blog ini ramai pengunjung. Namun karena bang del bukan artis sinetron Indonesia makanya blog ini sepi pengunjung. Hal di atas-lah yang membuat saya merasa perlu bagi kita untuk belajar seo. Dengan tujuan blog bang del ramai pengunjung, kalau sudah ramai pengunjung, bisnis pun bisa dijalankan setahap demi setahap. Ok, ini tips dari saya. Tips Belajar SEO Bang Del Baca artikel artikel tentang SEO dari internet, contohnya SEO dari Bang Del Read carefully, secara perlahan dan ambil inti artikel SEO tersebut. Praktek lebih penting daripada sekedar bicara. Setelah belajar SEO langsung praktekkan pada blog kamu. Jangan pernah menilai artikel SEO dari penulisnya, namun ambillah nilai penting artikel tersebut. Sebab siapa saja pun bisa menuliskan artikel tentang SEO entah dia itu mengerti atau tidak, tidak ada yang tahu. Yang penting artikelnya dipelajari secara seksama. Penting untuk tidak tergesa gesa dan jangan terburu-buru untuk memperoleh hasil blog kamu langsung terkenal. Tidak ada yang namanya hasil instan, semua butuh waktu dan pengorbanan.
  • Oleh: Nur Rokhman Untuk memperluas pasar bagi UMKM, Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib menumbuhkan iklim usaha bagi UMKM dalam bentuk promosi dagang, yang salah satu kegiatannya adalah penyelenggaraan pameran. Tujuannya adalah untuk  meningkatkan promosi produk UMKM di dalam dan di luar negeri. Banyak contoh pameran yang bisa dimanfaatkan UMKM, misalnya International Handicraft Trade Fair(INACRAFT) pada 25-29 April 2012 yang diselenggsarakan di Jakarta atau  29 Juni-8 Juli 2012 di Pekan Raya Pameran Pembangunan (PRPP) di Semarang,. Walaupun sudah diupayakan, namun bentuk-bentuk pameran seperti di atas terkendala terbatasnya waktu. Padahal kalau boleh memilih UMKM berkeinginan bisa memamerkan produknya selamanya, sehingga UMKM tidak hanya bisa mengenalkan produk-produk yang ada beserta inovasi produk terbarunya namun sekaligus bisa melakukan survei pasar secara kontinyu sebagai dasar evaluasi terhadap penerimaan pasar akan produk-produknya. Salah satu strategi promosi dalam bentuk pameran yang bisa dimanfaatkan UMKM agar bisa pameran selamanya adalah penggunaan teknologi internet. Tentu saja, sangat tidak mungkin apabila hal tersebut dibebankan semata-mata pada para pelaku UMKM khususnya usaha mikro dan kecil.  Harus ada peran pemerintah untuk membantu promosi UMKM melalui media internet. Mungkin banyak yang belum tahu bahwa di Yogyakarta sudah ada sarana pameran bagi UMKM yang diberi nama JogjaPlaza Mall UKM DIY. Jogja Plaza ini  adalah Portal web milik Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Portal Jogjaplaza.com berfungsi sebagai Mall Online atau Mall virtual yang anggotanya merupakan pelaku UMKM yang berdomisili di DIY, atau tempat usahanya berada di DIY. Jogjaplaza merupakan bagian dari program pengembangan pemasaran on-line produk-produk UMKM DIY dibawah pembinaan Balai Pelayanan Bisnis Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi DIY. Untuk menjadi anggota pada jogjaplaza, cukup mendaftar melalui link http://www.jogjaplaza.com/daftar-jogjaplaza.html dan melakukan pengisian formulir di kantor Balai Pelayanan Bisnis dan Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual Alamat Jl Hos Cokroaminoto no 162 Yogyakarta. Mengapa UMKM perlu menggunakan teknologi internet untuk membantu pemasaran produknya? Data dari Balai Pelayanan Bisnis Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi DIY yang bersumber dari Dirjen Aplikasi Telematika,  tahun 2010 didapat bahwa jumlah pengguna internet Indonesia adalah 40 juta orang dan yang menggunakan internet diperkirakan sudah menembus angka 1,7 miliar orang. UMKM yang melakukan pameran melalui Jogjaplaza akan diuntungkan karena peningkatan pengguna internet juga diiringi makin meningkatnya perdagangan melalui internet. Riset yang dilakukan Forrester Research dan AC Nielsen tahun 2010 yang lalu, nilai transaksi on-line secara global telah mencapai 172,9 miliar dollar AS dan dari nilai tersebut Indonesia masih menempati porsi yang sangat kecil yaitu hanya sekitar 2 persen saja. AC Nielsen menambahkan  selama tahun 2010 sekitar 80% pengguna internet melakukan pembelanjaan secara on-line Jogjaplaza merupakan mall on line yang berisi usaha atau produk milik UMKM yang oleh Balai Pelayanan Bisnis Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi DIY disediakan pula fasilitas penunjang transaksi toko on-line secara mandiri dan terintegrasi. Jogjaplaza terintegrasi dengan  facebook dan twitters. Jogjaplaza diharapkan tidak sekedar media publikasi tetapi juga media promosi dan pemasaran  yang efektif. Secara teknis aplikasi Jogjaplaza merupakan website yang terdiri dari toko on-line milik UMKM di DIY dimana setiap toko berisi alamat sub domain dengan format nama_toko@jogjaplaza.com. Hal yang menarik adalah untuk mempermudah operasional dan komunikasi, Jogjaplaza memiliki layanan SMS gateway untuk menjembatani keterbatasan waktu dan akses pelaku UMKM dalam mengelola transaksi usahanya. Agar efektif bagi UMKM, Jogjaplaza dibuat dan dirancang untuk menarik perhatian orang  untuk pertamakalinya dan  dan cukup menarik untuk  mendorong kunjungan berulang. Untuk itu Jogja plaza memperhatikan beberapa hal yaitu: konteks (tata letak dan desain), konten (teks, gambar), komunitas (bagaimana agar terjalin komunikasi antar UMKM atau UMKM dengan pembeli), Penyesuaian (kemampuan situs ini untuk menghantarkan dirinya pada berbagai pengguna atau memungkinkan pengguna mempersonalisasikan dirinya), komunikasi( bagaimana situs ini memungkinkan komunikasi situs dengan pengguna, pengguna dengan situs atau komunikasi dua arah), Koneksi (hubungan antar situs dengan situs lainnya, misalnya situs Jogjaplaza dengan balaii bisnis) dan yang terakhir adalah perdagangan (situs ini mampu beranalogi seperti pameran sebenarnya yaitu memungkinkan terjadinya transaksi. Cara belanjanya pun sangatlah mudah. Kita dapat memilih barang barang yang kita kehendaki, pesanan bisa kita lakukan melalui telepon UMKM yang sudah tertera di situs atau pesanan bisa dikirim langsung melalui layanan pesanan yang disediakan oleh Jogjaplaza. Jika kita sudah menjadi anggota di Jogjaplaza, pastikan kita melakukan sign in terlebih dahulu kemudian klik menu belanjaan, kemudian pilih barang-barang yang kita inginkan kemudian klik beli pada gambar yang kita pilih, lanjutkan sesuai petunjuk pengisian. Dengan terimplementasinya Jogja Plaza diharapkan UMKM DIY mampu memanfaatkan JogjaPlaza sebagai  sebagai salah satu bentuk pameran selamanya sekaligus wadah pengembangan pemasaran  produk-produk UMKM di dunia maya sehingga sesuai dengan amanat pasal 14 Undang-Undang no 20 tahun 2008  yaitu meningkatkan promosi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di dalam dan di luar negeri. Jika pengisian formulir sudah dilakukan ,tim jogjaplaza akan melakukan verifikasi tempat untuk memastikan bahwa data yang diisi benar adanya, dan menjamin para peminat produk UMKM DIY  untuk dapat belanja dengan aman dan nyaman di Jogjaplaza. Seluruh lingkup perdagangan diizinkan jogjaplaza, baik yang berbentuk kerajinan, perdagangan barang dan jasa,yang merupakan produk lokal DIY maupun produk umum, seperti gerabah kasongan, komputer, produk website dan lainnya. Bagi UMKM di DIY silakan bergabung dengan Jogjaplaza agar produknya bisa terus dipajang selamanya dan dilihat oleh pembeli di seluruh dunia dan bagi pembeli tidak perlu menunggu pameran konvensional UMKM silakan klik situs Jogjaplaza. Selamat berselancar di duina mall online UMKM.
  • Cara Membuat Form Berlangganan FeedBurner Di WordPress.comPosted on January 28, 2011 by samperinBanyak sekali diantara para pemilik blog yang memasang form berlangganan via FeedBurner. Form FeedBurner berlangganan ini sangat berguna bagi pengunjung yang ingin selalu mengikuti update terbaru dari suatu blog. Karena setiap blog  mengupdate posting, maka kita akan deberitahukan atau diberikan update tersebut melalui email yang kita daftarkan sebelumnya. Yang jadi masalah adalah form  yang diberikan pihak FeedBurner tidak bisa di pasang di WordPress.com karena berbau JavaScript. Sehingga kebanyakan para pengguna WordPress.com hanya bisa membuat link berlangganan untuk FeedBurner seperti dibawah ini. Atau menggunakan chicklet.Untuk berlangganan artikel via FeedBurner klik disini. Untuk register di FeedBurner klik disini.Tapi jangan khawatir, kita pengguna WordPress.com juga bisa membuat form berlangganan via FeedBurner yang tidak kalah menarik yang bisa anda pasang di sidebar blog anda. Berikut adalah contoh form berlangganan via FeedBurner beserta kode yang bisa anda pasang di sidebar atau di posting anda. Sebelumnya anda harus mendaftar terlebih dahulu di FeedBurner, jadi sekarang saya anggap anda telah memiliki account berlangganan di FeedBurner.Berikut ada 2 pilihan script kode form FeedBurner:Form FeedBurner Animasi<div style=”border:1px solid;background:url(‘http://picasion.com/pic17/d04fc857c11e8045829d50ad7b1bce69.gif’) no-repeat right bottom;background-color:white;width:200px;height:100px;padding:5px;”> <p style=”margin:0;”> <div style=”text-align:center;”><strong><font color=”red”><br> <a href=http://feeds.feedburner.com/hVPQ><img src=”http://feeds.feedburner.com/~fc/wordpress/hVPQ?bg=99CCFF&amp;fg=444444&amp;anim=0” height=”26″ width=”88″ style=”border:0;” alt=”" /></a><br> Berlangganan artikel terbaru via FeedBurner <a href=”http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=wordpress/hVPQ” target=”_blank”><br><br><img style=”border:0;” src=”http://samperin.files.wordpress.com/2011/01/subscribe-button.jpg” /></a></font></strong></div></p> </div>Form FeedBurner Images<div style=”border:1px solid;background:url(‘ http://samperin.files.wordpress.com/2011/01/rss-feed.jpg‘) no-repeat right bottom;background-color:white;width:200px;height:100px;padding:5px;”> <p style=”margin:0;”> <div style=”text-align:center;”><strong><font color=”red”><br> <a href=http://feeds.feedburner.com/hVPQ><img src=” http://feeds.feedburner.com/~fc/wordpress/hVPQ?bg=99CCFF&amp;fg=444444&amp;anim=0” height=”26″ width=”88″ style=”border:0;” alt=”" /></a><br> Berlangganan artikel terbaru via FeedBurner <a href=”http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=wordpress/hVPQ” target=”_blank”><br><br><img style=”border:0;” src=”http://samperin.files.wordpress.com/2011/01/subscribe-button.jpg” /></a></font></strong></div></p> </div> Keterangan :Yang dicetak hijau ganti dengan alamat FeedBurner dan email verifikasi FeedBurner anda.Yang dicetak merah ganti dengan alamat chicklet anda.Width dan Heigth ganti nilai untuk panjang dan lebar form FeedBurner agar sesuai di sidebar anda.
  • Tips – 10 KIAT SUKSES ATAU INSPIRASI MEMBUKA USAHA MAKANAN oleh Ucup budugApakah anda sering mendengar ucapan, “Yang namanya urusan makanan itu lain lagi urusannya, tak bisa di ganggu gugat”, maling atau perampok sekalipun mereka berbuat itu untuk apa?.. Ya, anggapan tersebut memang ada benarnya, karena kebutuhan manusia akan makan dan minum sudah menjadi kebutuhan pokok yang sama sekali tidak bisa ditunda-tunda.Dalam kondisi menghemat pun mungkin Anda bisa sengaja mengerem membeli keperluan sekunder, seperti pakaian beserta aksesorisnya. Tapi coba saja dalam kondisi lapar, Anda pasti tidak akan sungkan-sungkan untuk mengeluarkan kocek berapa pun untuk membeli makanan.Dengan demikian, tak heran bila beberapa tahun belakang ini banyak pebisnis makanan betebaran di mana-mana, mulai dari pedagang makanan tradisional dengan istilah pedagang kaki lima, hingga pedagang makanan modern yang diklaim sebagai pengusaha kafe dan restoran. Mungkin Anda pun kini bisa mulai mencoba hal serupa.Kendati demikian, bukan berarti untuk mendapatkan keuntungan yang besar, Anda cenderung memilih membuka kafe dan resto sebagai permulaan usaha makanan Anda.Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan usaha kecil menengah (UKM) di beberapa daerah di Indonesia, rata-rata pendapatan para pengusaha makanan dan minuman kaki lima dan rumahan berada di atas rata-rata upah minimum regional (UMR), menarik bukan? Anda seorang pengangguran, pelajar, ibu rumah tangga atau pegawai sekalipun dapat melakukannya, karena usaha makanan dapat di lakukan dengan modal sekecil apapun dan tanpa banyak menyita waktu.Untuk mempermudahnya saya akan mencoba membaginya dalam beberapa kelompok :1. kelompok usaha yang menjual makanan pokok sehari-hari seperti Rumah Makan Padang, Warung Tegal, warung nasi sederhana, nasi goreng atau nasi pecel lele.2. Kelompok usaha makanan pengganti makanan pokok, seperti bubur, mie ayam, bakso, soto, sate, atau batagor.3. kelompok usaha jajanan, seperti roti bakar, aneka kue, martabak, pisang bakar, gorengan, cireng, cilok atau somay.4. kelompok usaha berbagai macam minuman, seperti es buah, es campur, jus, es kelapa muda, es cendok, es dawet hingga es teh sisri.“Sebaiknya Anda memilih yang memang sesuai dengan keahlian dan minat Anda, sehingga dapat menjalankan usaha dengan nyaman dan tanpa beban. Satu hal yang harus Anda hindari adalah membuka usaha hanya karena mengikuti tren, tanpa tahu cara menjalankannya,”.Adapun hal-hal yang perlu di perhatikan dalam memulai usaha makanan adalah :1. Modal awal usaha    Banyak cara untuk menutupi kekurangan modal, misalnya melalui mencari rekanan yang bisa diajak kerja sama, meminjam ke koperasi atau bank melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk pelaku UKM.           Bila modal anda sangat tipis dan ingin melakukannya sendiri itu lebih baik, karena anda tak akan pusing dalam hal lain anda dapat fokus dalam hal pemasaran, namun berhematlah untuk tambahan modal kelak, misakan anda ingin menjadi pengusaha keripik, anda membuat keripik singkong dengan modal hanya 10 ribu, anda goreng dan bungkus menjadi 40 bungkus dengan harga satuan Rp.500, sisihkan separuh keuntungan untuk tambahan modal, menjadi 50, 60, 100, 500 dan bukan hal mustahil hingga ribuan bungkus atau pabrikan.    Bila memilih usaha patungan, sebaiknya Anda membuat surat perjanjian yang mengatur pembagian wewenang dan hasil usaha guna menghindari masalah di kemudian hari.   Bila meminjam dari lembaga keuangan, maka biasakan untuk membuat laporan keuangan setelah usaha berjalan. Laporan keuangan tersebut mencantumkan pemasukan, pengeluaran, dan aset usaha yang dimiliki. Hal ini dilakukan agar lembaga keuangan tersebut mengetahui secara pasti perkembangan usaha Anda.2. Lokasi usaha    Pilihlah lokasi usaha yang banyak dikunjungi atau dilalui banyak orang. Saat menentukan lokasi usaha juga harus memperhitungkan modal yang akan dikeluarkan. Jangan sampai modal Anda terkuras hanya untuk menyewa atau membeli tempat usaha, anda pun dapat melakukannya tanpa mempunyai tempat usaha tapi dengan menitip produk usaha anda dengan memilih ke strategisan lokasi atau tempat usaha mitra anda.   Sejumlah lokasi usaha makanan yang strategis antara lain di sekitar sekolah atau kampus, kawasan perkantoran, lingkungan pasar dan mal, perumahan, dan tempat wisata.3. Menu andalan    Sebelum memulai usaha, sebaiknya Anda melakukan survei terlebih dahulu tentang menu yang beredar di pasar. Lalu, pilihlah menu yang belum banyak dijual di sana guna mengurangi tingkat persaingan. Namun pilihan menu tersebut harus disesuaikan dengan target pasar atau konsumen.  4. Pemasok bahan baku    Memiliki pemasok tetap yang dapat memasok semua bahan baku produksi setiap harinya sangat dianjurkan guna kelancaran proses produksi.   Selain bisa mendapatkan harga relatif murah, anda pun dapat menjadi orang kepercayaan jika anda dalam keadaan sulit atau terjepit modal, selain itu anda juga bisa diprioritaskan bila suatu saat bahan baku yang Anda butuhkan langka di pasaran. Usahakan memiliki lebih dari satu pemasok sebagai alternatif bila pemasok yang satu tidak bisa menyediakan permintaan.     Pembelian bahan baku dari pemasok ini biasanya menggunakan sistem pembayaran kredit atau tunai dengan potongan harga. Besarnya potongan harga relatif, tergantung kesepakatan kedua belah pihak, tapi pada umumnya berada pada kisaran 15-20 persen.5. Sumber daya manusia (SDM)    Idealnya, karyawan terbagi ke dalam kelompok tukang masak, pelayan, dan kasir. Tapi, bila usaha tergolong kecil, seorang asisten yang dapat mempermudah pekerjaan Anda itu saja sudah lebih dari cukup.   Jangan lupa untuk memerhatikan kesejahteraan karyawan dengan memberi gaji sepadan dan tepat waktu. Hal ini untuk menjaga kestabilan keterampilan dan kesiapan karyawan.6. Target pemasaran    Menyesuaikan jenis usaha dengan target pasar merupakan salah satu kunci sukses menjalankan usaha makanan dan minuman. Walaupun Anda menawarkan harga murah meriah, tapi tidak sesuai dengan selera konsumen ini bisa menjadi kendala.7. Promosi yang tepat    Promosi dari mulut ke mulut hingga saat ini tetap menjadi andalan promosi usaha Anda ke banyak orang. Ini berhasil jika Anda bisa memuaskan konsumen dan nantinya mereka pun bisa menjadi pelanggan setia.   Dari pelanggan setia ini lah cerita tentang keunggulan usaha Anda akan menyebar ke publik. Bila ada dana lebih, tak ada salahnya mempromosikan usaha lewat media, seperti spanduk, papan nama, pamflet, leaflet, atau via jejaring sosial seperti Facebook atau twitter.8. Perizinan usaha    Demi keamanan dan kenyamanan usaha, pastikan Anda mengurus surat izin usaha dari instansi pemerintahan atau pihak berwenang setempat.   Jika usaha semakin berkembang dan besar, ada baiknya segera mengurus Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) bagi usaha Anda, mengurus perizinan ke Kementerian Kesehatan, bahkan kalau bisa mengurus sertifikasi halal untuk semua produk usaha Anda ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).9. Sikap dan perilaku Penting untuk menjaga sikap maupun perilaku anda saat berhadapan konsumen, semakin anda ramah dan sopan maka akan semakin banyak konsumen yang berniat menjadi pelanggan anda, coba anda bayangkan apakah anda mau berbelanja pada pedagang yang sombong, pelit atau jutek? Apalagi kalau kucel dan dekil.10. Ora et labora Ora et labora atau bekerja sambil berdoa adalah kunci keberhasilan anda, berjuanglah dan teruslah berdoa kepada yang maha pemberi dan pengatur rezeki, karena dialah yang menilai hasil kerja keras anda, jangan sesekali memakai magic dalam usaha karena sudah pasti akan hancur walau cepat berkembang, berusahalah bersih.Nah, tips-tips yang saya ambil dari pengalaman tersebut di atas mungkin bisa jadi masukan bagi Anda yang tertarik untuk membuka usaha makanan dan minuman.Sekarang, saatnya Anda tentukan menu makanan atau minuman apa yang akan Anda pilih. Anda tidak akan pernah tahu bila Anda tidak mencobanya, ide dapat di buat dari hal sekecil mungkin sesuai kemampuan anda, jangan sia-siakan setiap peluang yang terbuka di depan anda.“Mari berwiraswasta dan sukses sobat “Ucup budug
September 2016
S S R K J S M
« Mei    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Info Pendaftaran

HP 085647007878 PIN BB 74B847FC
JAM KERJA

Ikuti saya di Twitter

follow twitter

TRANSLATE

pendidikan

Blog Stats

  • 16,431 hits

Live traffiq feed

InfoKuliahManajemen

CHAT AJA